♥ Follow Me ♥

Guardiola Enggan Hadapi Shakhtar



Pep Guardiola mengatakan Barcelona pantas lolos ke babak delapan besar Liga Champions.



Pep Guardiola bisa bernafas lega setelah Barcelona sukses lolos dari hadangan Arsenal di babak 16 besar Liga Champions. Pada laga kedua di Camp Nou, Selasa (8/3) malam, Barcelona membalas kekalahan di kandang Arsenal dan lolos berkat keunggulan agregat 4-3.

Pada pertandingan tersebut, wasit Massimo Busacca mengusir Robin van Persie. Penyerang Arsenal itu mendapat kartu kuning kedua karena mengabaikan peluit wasit tanda telah terjadinya off-side. Namun, Guardiola tidak menganggap kejadian itu sebagai penentu kemenangan timnya.

"Saya bisa memaklumi kekecewaan Arsenal. Peraturannya memang seperti itu, tapi saya bisa maklum," ujarnya usai pertandingan.

"Kami berhasil mengatasi kesulitan dalam situasi yang berbeda-beda. Kami bermain sangat baik, baik saat di sini maupun ketika di London. Kami berhasil menekan dengan baik sehingga Arsenal tak mampu memainkan tiga umpan beruntun."


Guardiola juga menjawab pertanyaan tentang manajer lawan, Arsene Wenger, yang terlihat membisikkan sesuatu ke telinganya usai peluit akhir pertandingan.

"Dia bilang, 'beri selamat kepada wasit'. Tapi saya tidak melakukannya," imbuh Guardiola.

"Kalau Wenger bilang wasit membunuh pertandingan, banyak kejadian juga di laga pertama. Faktanya adalah kami mampu mencegah mereka melakukan tiga umpan beruntun."

"Saya bisa sangat memahami kekecewaan Wenger. Kartu merah itu memang membuat frustrasi, tapi setelahnya silakan saja kalau ingin membahas sepakbola."

"Kalau mampu membendung tim hebat seperti Arsenal melepaskan tembakan ke arah gawang, terbukti kami bermain dengan baik."

Pelatih Barcelona ini juga mensyukuri penyelamatan yang dilakukan Javier Mascherano di menit-menit akhir.

"Kami layak menang dengan keunggulan agregat 4-3, tapi kalau Mascherano tidak berhasil mencegah Nicklas Bendtner, habislah kami. Mascherano sangat berpengalaman dalam pertandingan seperti ini," tukas Pep.

"Siapa yang ingin saya hadapi sekarang [di babak perempat-final]? Lihat saja. Kami ingin menghindari Shakhtar Donetsk, mereka sudah sangat mengenal kami. Saya tidak menyukainya."

Shakhtar, tim debutan di babak gugur Liga Champions musim ini, tampil impresif dengan menyingkirkan AS Roma pada pertandingan lain. Wakil Ukraina itu pernah menyulitkan Barcelona di laga Piala Super Eropa musim lalu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar